Tips Departemen Pertanian Jepang untuk Indonesia

By on December 30, 2014
Tips Departemen Pertanian Jepang untuk Indonesia Reviewed by Info Usaha on . This Is Article About Tips Departemen Pertanian Jepang untuk Indonesia

Tips Departemen Pertanian Jepang untuk Indonesia – Wakil Direktur Jenderal Kementerian Pertanian, Kehutanan dan Perikanan Jepang, Sakuraba, berbagi tips kepada Kemtan Indonesia yang ingin meningkatkan produk padinya agar memiliki kualitas nomor wahid. Menurut Sakuraba, rahasia dari produk pangan yang baik terletak dari teknologi yang digunakan ketika memanen dan sistem distribusi produknya. Hal itu diungkap Sakuraba ketika […]

Rating: 4

Tips Departemen Pertanian Jepang untuk Indonesia – Wakil Direktur Jenderal Kementerian Pertanian, Kehutanan dan Perikanan Jepang, Sakuraba, berbagi tips kepada Kemtan Indonesia yang ingin meningkatkan produk padinya agar memiliki kualitas nomor wahid. Menurut Sakuraba, rahasia dari produk pangan yang baik terletak dari teknologi yang digunakan ketika memanen dan sistem distribusi produknya.

Tips Departemen Pertanian Jepang untuk Indonesia

Tips Departemen Pertanian Jepang untuk Indonesia

Hal itu diungkap Sakuraba ketika berbincang dengan suksesbisnisusaha.com di kediaman Duta Besar Jepang untuk Indonesia.

“Sangat penting bagi Pemerintah Indonesia untuk meningkatkan infrastruktur dan meningkatkan teknik memanen mereka. Selain itu pemerintah harus melakukan pengecekan yang menyeluruh dari produk pangan itu dipanen hingga disajikan sebagai makanan di meja makan,” papar Sakuraba.

Di Jepang sendiri, hampir seluruh rakyatnya juga mengkonsumsi nasi seperti masyarakat Indonesia. Namun sayangnya, kini produk nasi mulai digantikan kehadiran roti.

“Oleh sebab itu Kementerian Pertanian gencar mempromosikan kepada masyarakat agar mengkonsumsi lebih banyak nasi,”  kata Sakuraba.

Hal ini tentu berbanding terbalik dengan kebijakan Pemerintah Indonesia yang gencar mempromosikan Gerakan Sehari Tanpa Nasi yang dicanangkan Kemtan pada Oktober 2010 silam. Gerakan itu merupakan kegiatan moral yang bertujuan untuk menekan konsumsi beras yang kian membumbung tinggi.

Selain itu dengan absen mengkonsumsi nasi selama sehari dan beralih ke produk pangan lain diyakini dapat meningkatkan kesehatan, khususnya mengurangi risiko terkena penyakit seperti diabetes.