Ide Usaha Kuliner Kreatif Olahan Cokelat Berbahan Baku Tempe

By on April 13, 2015
Ide Usaha Kuliner Kreatif Olahan Cokelat Berbahan Baku Tempe Reviewed by Ide Usaha on . This Is Article About Ide Usaha Kuliner Kreatif Olahan Cokelat Berbahan Baku Tempe

Ide Usaha Kuliner Kreatif Olahan Cokelat Berbahan Baku Tempe — Cokelat merupakan kudapan manis yang disukai semua kalangan usia, mulai anak–anak hingga dewasa. Yang menarik, cokelat dapat dikreasikan dengan bermacam bahan, seperti buah, selai, ataupun keju. Di Depok, seorang ibu rumah tangga bahkan mampu membuat cokelat dengan memanfaatkan tempe sebagai bahan bakunya. Sensasi  rasa baru […]

Rating: 4

Ide Usaha Kuliner Kreatif Olahan Cokelat Berbahan Baku Tempe — Cokelat merupakan kudapan manis yang disukai semua kalangan usia, mulai anak–anak hingga dewasa. Yang menarik, cokelat dapat dikreasikan dengan bermacam bahan, seperti buah, selai, ataupun keju. Di Depok, seorang ibu rumah tangga bahkan mampu membuat cokelat dengan memanfaatkan tempe sebagai bahan bakunya. Sensasi  rasa baru dan unik itu diolah oleh Sherry Dahlia. Dia  mengubah keripik tempe yang awalnya hanya kudapan biasa, kini menjadi luar biasa karena sentuhan coklat.

www.suksesbisnisusaha.com

www.suksesbisnisusaha.com

“Awalnya, saya hanya coba-coba saja. Saya memang biasa membuat cokelat. Umumnya, cokelat saya isi dengan selai stroberi atau blueberry. Namun, saya mencoba kreatif dalam mengolah cokelat. Selain tempe, keripik tahu dan dodol belimbing saya kombinasikan dengan cokelat. Rasanya memang unik, jadi kombinasi antara rasa cokelat dengan makanan lainnya,” tutur Sherry saat memberikan kursus kepada warga di sekitar rumahnya di Sukmajaya, Depok, baru-baru ini.

Dia menambahkan, banyak variasi makanan yang bisa dicampur dengan cokelat menjadi kudapan lezat. “Intinya, untuk mencampur makanan ke dalam cokelat, makanan tersebut harus kering. Makanya saya menggunakan keripik, seperti  rengginang, keripik tempe, tahu atau singkong. Caranya mudah, jadi keripik itu dicelupkan ke adonan cokelat yang sudah dilelehkan kemudian diamkan hingga mengeras,” paparnya.

dia menjelaskan, ide kreatif mencampurkan cokelat dengan makanan lain berawal dari keikutsertaannya mengikuti kegiatan ethnic food, beberapa hari lalu di Bandung. “Pada saat itu, saya membuat dodol belimbing yang dicampur dengan cokelat karena Depok kan memang dikenal sebagai Kota Belimbing. Alhamdulillah, saat itu apresiasinya cukup bagus dari pengunjung. Mereka suka dengan makanan yang saya buat,” jelas Sherry.

Sherry menambahkan, dirinya ingin mengubah imej kudapan cokelat yang sebagian orang menilai masih berbau kebarat-baratan. “Cokelat umumnya dikenal masyarakat sebagai kudapan yang biasa dimakan orang asing, yang diisi dengan bahan-bahan modern, seperti blueberry, kismis, stroberi. Sebenarnya, untuk membuat isian cokelat bisa digunakan juga bahan-bahan lokal, seperti tempe atau tahu, yang jika diolah akan menjadi makanan yang luar biasa lezatnya,” paparnya.

Sherry mengaku sudah menekuni dunia usaha cokelat sejak setahun lalu. “Mulai buat kudapan serba cokelat sejak 2008, tapi kalau untuk dijual ya sekitar setahun lalu. Untuk bisnis cokelat seperti ini enggak perlu modal yang besar. Dengan modal Rp 500 ribu saja bisa berjualan cokelat dengan keuntungan yang cukup lumayan,” ujar Sherry.

Dia mencontohkan, untuk membuat tiga toples cokelat isi, hanya butuh satu kemasan dark chocolate atau cokelat hitam. ”Satu kemasan cokelat biasanya saya beli dari pedagang Rp 35 ribu. Cokelat itu kemudian saya olah, isi, dan dimasukkan ke dalam toples ukuran sedang. Saya jual per toples Rp 40 ribu. Jadi untungnya ya sekitar Rp120 ribu hanya dari satu kemasan cokelat padat. Cukup menguntungkan bukan?,” tutupnya.

*Sumber : Okezone.com