Home Usaha Advertising Ide Digital Advertising Oleh Google Part 1

Ide Digital Advertising Oleh Google Part 1

Ide Digital Advertising Oleh Google Part 1 — Bayangkan di tahun 2020 ( hanya 7 tahun dari sekarang tahun 2013), wanita ini bangun tidur dan membaca berita dari layar mungkin gadget/tv/hologram, mendengarkan musik, menonton tv, berpergian, belanja. Hampir semua aktivitas akan dilakukan secara digital dan on demand. Bukankah ini peluang sangat besar bagi advertiser untuk mengikuti kemana saja user/pengguna tersebut beraktivitas ?

Ide Digital Advertising Oleh Google Part 1

advertising program

Ini adalah 5 ide yang dipikirkan Google untuk membentuk masa depan digital  advertising

1.  Choice: Ad views will be voluntary.
Pemirsa iklan akan disuguhi Pilihan : Mau melihat atau tidak : Pengguna dapat melihat iklan secara suka rela tanpa dipaksa. Kalau suka ya silahkan dilihat, kalau tidak suka, silahkan di SKIP. Google melakukan implementasi prinsip ini pada video youtube. Advertiser hanya membayar ketika iklan video di youtube dilihat oleh pengguna. dengan model seperti ini, pengguna tidak merasa terganggu dan advertiser hanya membayar berdasarkan aktivitas yang dilakukan pengguna tersebut terhadap materi digitak iklan yang sajikan. Contoh lain adalah bentuk engagement ads, dimana iklan pertama muncul dalam standard format. ketika user menggeser mouse/navigasi ke banner tersebut, maka akan muncul animasi video, brosur dan informasi lengkap lainnya.

2. Control: Users will participate in the ecosystem if we provide enough value and control
Pengguna internet dengan suka rela akan berpartisipasi dalam ekosistem penyajian/menerima iklan bila google menyediakan nilai yang bermanfaat dan kendali penuh untuk pengguna tersebut. Contoh kasus pada youtube, ketika pemirsa mencari, melihat dan menonton video pada kategori tertentu, biasanya pada hari selanjutnya ketika berkunjung ke youtube akan terdapat video yang direkomendasikan oleh youtube untuk ditonton. kumpulan video tersebut berkaitan dengan video yang pernah anda tonton pada esok hari. Pengguna akan senang melihat iklan yang sesuai/relevan dengan minatnya. Era programmatic buying memang sedang mengalami kenaikan, tapi google (Susan Wojcick) melihat ada sesuatu yang hilang. sebelum pembahasan lebih lanjut, saya coba jelaskan dulu sedikit apa yang dimaksud dengan programmatic buying kaitannya dengan point yang sedang dibahas ini. Pada programmatic buying, advertiser menentukan target demografi audience seperti umur, gender dan lokasi. Bila audience tersebut berumur katakanlah 45 (mendekati masa pensiun), maka akan dicocok untuk disuguhi iklan seperti retirement ads. (hal2 yang berkaitan dengan pensiun). Susan Wojcick (pembicara pada presentasi ini) tidak menyukai retirement ads. Disinilah Susan Wojcick (VP Google Ads) melihat ada sesuatu yang meleset pada programmatic buying. Pengguna hanya suka disuguhi iklan bila berkaitan / relevan dengan minatnya, sedangkan pada programmatic buying, iklan disuguhkan kepada pengguna yang sesuai dengan demografi pengguna tersebut.

Bersambung..