Tips Usaha Bisnis On Line

0
13
Tips Usaha Bisnis On Line
Tips Usaha Bisnis On Line

Tips Usaha Bisnis On Line – Tidak dipungkiri, saat ini makin banyak orang yang mencari cara untuk memulai bisnis online, entah itu untuk mendapatkan penghasilan tambahan ataupun yang memang benar-benar ingin fokus menerjuni jalur ini sebagai sumber penghasilan utama.

Dan mungkin Anda yang saat ini sedang membaca artikel ini, juga sedang mulai menggali informasi tentang bagaimana berbisnis online. Betul…?

Tips Usaha Bisnis On Line
Tips Usaha Bisnis On Line

Disini saya ingin berbagi pengalaman tentang bagaimana mengawali usaha melalui internet, plus langkah-langkah yang diperlukan ketika memulai bisnis online, yakni hal-hal inti yang penting untuk dilakukan supaya usaha Anda bisa langsung dijalankan.

“Untuk itu, ijinkan saya bercerita…”

Saya masih ingat, dulu waktu pertama kali memulai bisnis online segala sesuatunya tampak seperti absurd. Banyak keraguan…

Lalu, muncul lah pertanyaan-pertanyaan di dalam diri seperti:

  • Bisa nggak ya bisnis online itu dijalankan?
  • Cocok apa nggak ya buat saya lakukan?
  • Langkah apa saja yang perlu saya tempuh supaya bisa jalan?
  • Berapa modal yang akan dibutuhkan?
  • … dan segudang pertanyaan lainnya.

Meskipun tidak ada patokan pasti langkah-langkah apa yang sebenarnya harus dilakukan, menurut saya secara singkat ada tiga hal utama yang bisa kita persiapkan. Apa saja langkah-langkah tersebut?

Tetaplah menyimak…

Langkah Pertama..

Pertama-tama adalah putuskan apa yang mau Anda jual.

Sebelum benar-benar menjalani suatu siklus bisnis, Anda harus berlatih menjual lewat internet terlebih dahulu. Kira-kira apa yang mau Anda tawarkan ke orang lain lewat media online.

Lakukan riset produk, dan sebisa mungkin carilah produk-produk yang cepat laku dan perputarannya cepat. Artinya banyak yang membutuhkan atau ada pasarnya. Sehingga kita bisa ikut semangat dalam menjalani kegiatan jualan online ini.

Bukan apa-apa sih, tetapi kalau produk kita yang membutuhkan terlalu sedikit atau pasarnya sempit, biasanya kita akan mudah menyerah karena dagangan tidak kunjung laku. *Pengalaman pribadi* :-p

Mengenai jenis produknya, bisa berbentuk produk fisik, jasa, ataupun digital.

  • Contoh barang fisik, sabun herbal, obat herbal, jam tangan, smartphone, motor, mobil, makanan, pernak-pernik aksesoris, rumah dan bangunan, dan apa saja yang bisa Anda tangkap.
  • Contoh barang digital, bisa berupa ebook, produk-produk informasi, kursus online, software.
  • Contoh jasa, bisa dengan menyediakan jasa pembuatan website, jasa online marketing, rental mobil, agen tour & travel, agen umroh & haji, dan jasa-jasa yang lain.

Tidak usah terlalu detil, yang penting Anda mempunyai gambaran besar mengenai rencana Anda dan memahami pola pemasaran online.

Nah, berdasarkan pengalaman saya juga, langkah pertama ini adalah yang terberat.

Mengapa?

Karena kita harus menyusun konsep usaha kita, mencari ide, mencari supplier, dan bahkan mau nggak mau juga harus belajar ilmu bisnis. Kemudian hambatannya adalah, kadang kita menginginkan segala sesuatu sempurna. Dan akhirnya malah nggak jalan-jalan.

Kalau saya boleh saran, untuk tahap awal ini tidak usah terlalu detil dulu. Anda harus rela untuk menginvestasikan waktu, tenaga, dan mungkin uang, untuk belajar.

Kemudian mulailah dengan menjual produk orang lain, bisa dengan konsep dropship, reseller, maupun kemitraan dengan produsen.

Contohnya: agen asuransi, agen perumahan & properti, agen travel, jual baju / produk fashion dengan konsep konsinyasi, dll.. dll.. banyak banget..

Sehingga pada tahap awal ini Anda tidak dibebani dengan biaya produksi yang besar dan kerugian pun bisa minimal.

Langkah Kedua..

Tahapan selanjutnya adalah membuat website.

Website ini nantinya akan kita jadikan sebagai lapak online atau workshop kita di dunia maya.

Nah, website milik kita ini nantinya juga bisa kita jadikan sebagai situs pusat rujukan ketika kita hendak menyebar promosi online lewat social media, forum, marketplace, ataupun situs jualan lainnya.

Dalam proses pembuatan website, Anda akan lebih banyak berkutat dengan hal-hal yang sifatnya teknis, seperti belajar menginstal aplikasi website, dan mungkin sedikit belajar bahasa pemrograman web.

Tidak perlu khawatir, jangan buru-buru bilang “saya gaptek”, “nggak ngerti teknologi”, “saya bukan anak kuliahan”, dan kata-kata sejenis lainnya.

Karena website yang akan kita buat adalah jenis website yang praktis, nggak pakai ribet. Istilah kerennya, tinggal “plug and play”… pasang lalu pakai…

Lagipula, disinilah tantangannya dalam berbisnis online.

Untuk membuat website seperti itu, Anda akan membutuhkan nama domain danhosting.

Lalu apa itu domain? Dan apa itu hosting?

  • Domain adalah nama website Anda, contoh: www.namadomainanda.com.
    Ibarat rumah, nama domain adalah alamat rumah Anda. Jadi usahakan ketika Anda memutuskan untuk membuat nama domain, sesuaikan dengan nama Anda, atau topik website Anda, ataupun jenis usaha Anda.
  • Hosting adalah tempat untuk menaruh nama domain Anda dan file-file pembentuk website.
    Jika menggunakan analogi rumah di atas, hosting itu ibarat tanah. Semakin besar kapasitas hosting, maka akan semakin luas pula ukuran tanah rumah Anda.

Domain dan hosting merupakan satu kesatuan, dan tidak bisa dipisahkan dalam sebuah website.

Tentang bagaimana cara membuat website nya, bisa dengan metode website gratisan dan website berbayar.