Strategi Bisnis Online Agar Tetap Hidup

By on April 21, 2015
Strategi Bisnis Online Agar Tetap Hidup Reviewed by usaha mandiri on . This Is Article About Strategi Bisnis Online Agar Tetap Hidup

Strategi Bisnis Online Agar Tetap Hidup − Pertumbuhan situs belanja online di Indonesia yang mengalami peningkatan cukup pesat, mau tidak mau mendorong pelakunya untuk siap beradu strategi agar tak mati Pertumbuhan situs belanja online di Indonesia yang belakangan ini mengalami peningkatan cukup pesat, mau tidak mau mendorong para pelakunya untuk siap beradu strategi agar tak mati […]

Rating: 5

Strategi Bisnis Online Agar Tetap Hidup − Pertumbuhan situs belanja online di Indonesia yang mengalami peningkatan cukup pesat, mau tidak mau mendorong pelakunya untuk siap beradu strategi agar tak mati

Pertumbuhan situs belanja online di Indonesia yang belakangan ini mengalami peningkatan cukup pesat, mau tidak mau mendorong para pelakunya untuk siap beradu strategi agar tak mati di tengah ketatnya persaingan pasar yang ada saat ini. Berbagai macam ide dan konsep bisnis bahkan disiapkan para pelaku bisnis online utuk bisa menarik minat para pelanggan.

Contohnya saja situs belanja online seperti Lazada yang akan segera merilis konsep marketplace atau mall online untuk memanjakan para konsumennya, serta tak ketinggalan pula Tokobagus yang akan mengandalkan iklan baris berbayar untuk meningkatkan omzet penjualan setiap bulannya.

Jika sebelumnya Lazada memberlakukan konsep retail online dengan cara membeli barang dan menjualnya kembali ke pelanggan lewat online, sekarang ini seiring dengan meningkatnya perkembangan bisnis online di Indonesia, pengelola Lazada mulai menggarap konsep marketplace untuk meningkatkan omzet penjualan bisnisnya. Lazada berencana menjadi perantara bagi penjual dan pembeli dengan menggandeng para pengusaha yang ingin memasarkan produk (merchant) lewat situs belanja online Lazada. Untuk mewujudkan konsep bisnis tersebut, Lazada akan memperluas wilayah pengiriman dari awalnya 35 kota kini menjadi 70 kota.

Tak hanya itu saja persiapan Lazada untuk menggodog konsep barunya, pengelola situs belanja online tersebut juga akan memperbesar gudang yang ada saat ini menjadi dua kali lipatnya. Hal ini mereka lakukan karena untuk tahap awal, Lazada akan memfasilitasi 1.000 sampai 2.000 merchant dengan sistem pembayaran cash on delivery (COD), meskipun tidak menutup kemungkinan melayani sistem pembayaran melalui transfer bank maupun menggunakan kartu kredit.

Disamping Lazada, situs belanja online lainnya seperti misalnya Tokobagus juga menyatakan akan mengandalkan iklan baris untuk meningkatkan omzet bisnisnya setiap bulan. Melalui konsep terbarunya ini, Ia yakin bisnisnya bisa balik modal dua tahun hingga tiga tahun yang akan mendatang. Untuk menarik minat pelanggan, pihaknya mengadakan program promo point, yakni penjual yang ingin ada di halaman pertama bisa membeli tempat iklan dengan sistem promo point.

Mengingat selama ini Tokobagus hanya menyediakan tempat bagi merchant untuk memajang barang dagangan tanpa mendapatkan bagi hasil dari transaksi penjual dan pembeli, maka pengelola Tokobagus lebih mengoptimalkan pemasukan dari pemasangan iklan berbayar di setiap halaman dan iklan baris dari penjual.

Semoga informasi berita bisnis online yang mengangkat judul tentang situs belanja online atur strategi agar tak mati ini bisa memberikan manfaat bagi para pembaca dan menginspirasi para pemula yang ingin terjun di dunia usaha. Maju terus UKM Indonesia dan salam sukses!