Potensi Bisnis Toko Online di Indonesia

0
19

Potensi Bisnis Toko Online di Indonesia − Pertumbuhan bisnis toko online atau yang lebih akrab ditelinga dengan sebutan e-commerce ini, perlahan-lahan mulai menunjukkan perkembangan yang cukup pesat.

Pertumbuhan bisnis toko online atau yang lebih akrab ditelinga masyarakat kita dengan sebutan e-commerce ini, perlahan-lahan mulai menunjukkan perkembangan yang cukup pesat. Meningkatnya jumlah pengguna internet di Indonesia sejak tahun 2012 silam, tak bisa dipungkiri menjadi salah satu faktor pemicu pertumbuhan bisnis toko online di negara kita.

Menurut hasil survey yang dilakukan BPS (Badan Pusat Statistik) beberapa waktu yang lalu, sampai akhir tahun 2013 ini jumlah pengguna internet di Indonesia telah mencapai 71,19 juta jiwa. Angka tersebut mengalami kenaikan sekitar 13% dari tahun sebelumnya, dimana tahun 2012 silam jumlah pengguna internet baru sekitar 63 juta jiwa.

Jika melihat pertumbuhan angka pengguna internet yang cukup bagus pada tahun 2013, diprediksikan jumlahnya akan terus bertambah hingga mencapai sekitar 30% dari jumlah penduduk Indonesia atau sekitar 82 juta pengguna layanan internet.

Kebanyakan dari mereka menggunakan internet untuk menerima dan mengirimkan surat elektronik yakni hampir sekitar 95,75%. Selain itu, diperingkat selanjutnya pemanfaatan internet lebih banyak digunakan untuk mencari berita terkini (78,49%), mencari informasi barang atau jasa yang mereka butuhkan (77,81%), untuk mengakses social media sekitar 61,23% dan mengakses informasi lembaga pemerintahan sekitar 65,07%.

Perkembangan tersebut selaras dengan pertumbuhan jumlah pengguna internet di dunia. Bahkan saking tingginya aktivitas penggunaan internet di Indonesia, sekarang ini Indonesia menjadi negara incaran para pengembang bisnis toko online dunia. Sebab Indonesia menjadi salah satu negara yang tingkat aktivitas belanja onlinenya cukup tinggi. Terbukti, belakangan ini Indonesia menjadi negara dengan pertumbuhan pasar toko online terbesar di dunia dengan rata-rata pertumbuhan sekitar 17% setiap tahunnya.

Pola hidup masyarakat yang berubah serta meningkatnya angka pendapatan perkapita yang diperkirakan sekitar 3.000 USD setiap bulan, turut mempengaruhi kemampuan belanja orang-orang Indonesia di ranah maya. Semakin banyak orang Indonesia yang berpenghasilan 3-5 juta setiap bulannya, maka semakin bertambah pula kalangan masyarakat menengah ke atas yang memiliki daya beli cukup tinggi dalam melakukan aktivitas di ranah online.

Melihat pertumbuhan pasar online Indonesia yang mulai menggeliat, rasanya tak mustahil bila di tahun-tahun berikutnya jumlah pengguna internet di negara kita bisa meningkat pesat bahkan hingga berlipa-lipat.

Sesuai dengan target yang telah ditentukan, pada tahun 2014 ini jumlah pengguna internet di Indonesia diharapkan bisa masuk 107 juta jiwa dan pada tahun berikutnya (2015) mencapai 139 juta pengguna atau separuh dari jumlah penduduk Indonesia yang sekarang ini berjumlah sekitar 248 juta jiwa.