Peluang Bisnis Online Frozen Food Di Tahun 2015

0
13

Peluang Bisnis Online Frozen Food Di Tahun 2015 − Bisnis online makanan beku (Frozen Food) ini semakin diminati pelaku usaha mengingat prospek ke depannya yang cukup cerah. Bisa jadi Ide Usaha Bisnis Rumahan.

Frozen Food adalah olahan makanan setengah matang yang dikemas dan dibekukan untuk diolah kembali dengan cara memanaskannya. Frozen Food saat ini tidak hanya berbahan baku dari daging sapi atau ayam saja, seperti sosis dan nugget. Kini banyak sumber hasil laut yang juga dimanfaatkan menjadi Frozen Food. Sosis ikan, nugget ikan, tempura, risol ikan, samosa tuna, serta money bag udang adalah contoh-contoh olahan Frozen Food yang menjadi favorit banyak orang.

Masyarakat yang tinggal di kota – kota besar, biasanya memiliki kesibukan yang relatif lebih tinggi dibandingkan masyarakat yang tinggal di kota – kota kecil apalagi masyarakat pedesaan. Kehidupan masyarakat kota yang serba cepat menuntut adanya ketersediaan makanan yang dapat diolah dengan mudah dalam waktu singkat. Tak heran, di supermarket ataupun minimarket di daerah perkotaan banyak tersedia makanan cepat saji, salah satunya adalah makanan beku atau Frozen Food.

Kepraktisan menjadi salah satu alasan bagi sebagian besar orang untuk mengkonsumsi Frozen Food. Tak hanya industri besar yang memasok kebutuhan tersebut, tetapi juga industri skala bisnis rumahan. Selain tersedia di supermarket dan minimarket, olahan hasil laut berupa Frozen Food kini tersedia juga secara online.

Bisnis online makanan beku atau Frozen Food ini semakin diminati pelaku usaha mengingat prospek ke depannya yang cukup cerah. Kesadaran masyarakat untuk mengkonsumsi sumber protein dari laut pun semakin tinggi. Ditambah dengan semakin sibuknya konsumen bahkan untuk sekedar berbelanja di supermarket. Maka, solusi terbaik bagi mereka adalah membelinya melalui online. Peluang pasar inilah yang bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan keuntungan besar.

Ada beberapa macam usaha yang bisa dibuat dari peluang ini. Reselling atau menjual kembali secara online adalah salah satu caranya. Modal awal hanya perlu freezer box ukuran sedang untuk penyimpanan stok. Pemasaran bisa dilakukan secara online dengan memanfaatkan media social seperti facebook, blog, BBM, dan lainnya. Bisnis online ini tidak memakan banyak waktu dan tempat sehingga usaha ini bisa dilakukan di rumah sendiri. Oleh karena itu, usaha ini sangat cocok bagi karyawan, ibu rumah tangga, atau mungkin mahasiswa dan anak sekolahan.

Peluang usaha Frozen Food secara online juga tidak hanya reselling atau jual ulang saja. Peluang usaha lainnya adalah memproduksi sendiri olahan hasil laut tersebut. Jika memiliki pengetahuan yang cukup tentang pengolahan makanan laut menjadi Frozen Food, jangan ragu lagi untuk mengambil peluang ini. Tempat yang digunakan untuk proses produksi juga cukup di dapur rumah sendiri alias bisnis rumahan. Tak perlu toko fisik, cukup mengiklan pada situs jual beli yang sudah terkenal dan tinggal menunggu pesanan datang.

Jika sudah memiliki brand sendiri, akan lebih baik jika Anda memiliki alamat website toko online sendiri. Alamat website berguna untuk memberikan informasi yang lengkap dan jelas tentang produk Frozen Food yang dijual. Informasinya dapat berupa gambar dan keterangan lainnya seperti harga dan komposisi. Website toko online juga dapat didesain sekaligus untuk pemesanan. Jadi, para pelanggan akan dimudahkan dengan fasilitas pemesanan yang hanya dengan beberapa klik saja, tanpa harus telpon ataupun sms. Fasilitas ini juga mempermudah Anda sebagai pelaku bisnis dalam melayani pesanan konsumen.

Kelemahan penjualan secara online membutuhkan waktu yang lebih lama untuk sampai di tangan konsumen. Produk olahan laut jika tidak dalam keadaan beku, kemungkinan akan memiliki masa kadaluarsa yang lebih singkat. Pembatasan area layanan penjualan perlu dilakukan. Jangan layani pemesanan yang berada sangat jauh dari lokasi produksi atau penyimpanan. Hal ini dilakukan agar barang yang sampai di tangan konsumen dalam keadaan baik secara kualitas sehingga layak konsumsi. Begitu sampai pada tangan konsumen, mereka bisa segera menyimpannya lagi di kulkas masing-masing. Jangan sampai produk Frozen Food berkurang kualitasnya karena terlalu lama dalam perjalanan.