Tips Bagi Investor Pemula

0
24

Tips Bagi Investor Pemula − Bagi investor pemula, melakukan analisis fundamental yang lengkap tentu cukup rumit. Nah, supaya investor tidak terlalu pusing memikirkan saham mana yang sebaiknya dipilih, pada dasarnya ada trik yang gampang.

Tips Bagi Investor Pemula

Investor tidak perlu mengikuti perkembangan setiap sektor saat mencari saham pengisi portofolio investasi. “Menurut saya, investor ritel pemula sebaiknya mulai dari industri yang mereka tahu dulu,” papar Sebastian Tobing, Kepala Riset Trimegah Securities.

Dengan memulai dari industri yang sudah dikenalnya, maka investor akan lebih mudah melakukan analisis fundamental. Pasalnya, investor setidaknya memahami faktor-faktor apa yang mempengaruhi industri tersebut. Dengan demikian, ia bisa lebih mudah melakukan analisis terhadap prospek bisnis dan memilih sahamnya.

Selain memulai dari sektor industri yang sudah dikenalnya, investor juga bisa memulai dengan memilih saham-saham berkapitalisasi besar (big caps) atau saham-saham yang masuk dalam indeks LQ45. “Untuk investor pemula, LQ45 ini sudah pas, karena isinya saham-saham yang kapitalisasinya besar plus mempunyai kondisi fundamental yang bagus,” sebut Kiswoyo Adi Joe, Managing Partner Saran Investa Mandiri.

Dengan memilih saham yang ada dalam LQ45, investor setidaknya bisa mengurangi risiko investasi tersangkut. Cuma, konsekuensinya, investor perlu dana lebih besar. Sebab, harga saham LQ45 rata-rata memang cukup tinggi.

Hal lain yang harus Anda ingat saat memutuskan menjadi investor, jangan menaruh semua telur dalam satu keranjang. Artinya, jangan hanya memilih satu saham. Sebisa mungkin sebar investasi Anda di saham big caps serta saham kapitalisasi menengah.

Lalu, jangan lupa perhatikan informasi seputar saham yang Anda pilih. “Dalam investasi, investor harus sabar dan telaten dalam memilah informasi,” kata Kepala Riset Universal Broker Indonesia Satrio Utomo.